Kehidupan? kata yang tersusun dari kata dasar “hidup” memiliki makna masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tentang manusia, binatang tumbuhan, dan sebagainya). Terlepas dari sebuah makna kata hidup berdasarakan KBBI itu, untuk setiap orang pasti “Kehidupan” memiliki makna yang berbeda-beda.

    Hidup dan Kehidupan satu kata yang saling berhubungan. Sebuah makna kata kehidupan. sulit dan luas untuk diartikan. Pemaknaan kehidupan tidak bisa hanya dimaknai berdasrakan KBBI semata. Kehidupan merupakan sebuah kebahgian, rasa sakit, kegagalan, kehilangan, duka, kebahagian, rasa ikhlas, kecewa, penderitaan, terpuruk dan masih banyak lagi. Makna dari sebuah kehidupan masih sangat luas.

    Terkjadang kita merasa terlalu sedih dengan sebuah keadaan tapi setelah dijalani Kebahagian pun akhirnya menghilangkan semua rasa sedih tersebut. Kegagalan berganti Kesuksesan, Patah hati berganti Jatuh hati, yang hilang pasti ada gantinya. Siklus ini berjalan terus semestinya, sampai oaring itu tiada.

    Rasanya berbicara tentang kehidupan tak akan ada habis-habisnya, bahkan rasanya tak berujung. Kehidupan seseorang tidak bisa ditebak, semua berjalan dan berproses. Seperti air yang mengalir itulah kehidupan. Seperti sekarang ini aku merasa kehidpanku berjalan di tempat, tak tau mau jadi apa. Keseharian hanya menyelesaikan semua tugas kuliah yang kadang rasa malas menhampiri. Bahkan ketika aku tidak menjadi seoarang Mahasiswa. Aku tak tau diri ini menjadi apa. Dengan tidak adanya keahlian, diri ini masih teralalu kerdil untuk kehidupan yang kata orang keras dan kejam. Sering aku merasa insecure terhadap kehidupan, Apakah diri ini bisa bahagia dan berguna bagi orang lain? Aku tak tau hidu kujalani dari hari ke hari sambil menrasakan keajabaiannya.

    Berbaring menatap langit-langit dengan pikran yang saling beradu. Apakah aku bisa jadi orang sukses? Apakah saya bisa membahagiakan kedua orang tua? Mau jadi apa saya lima tahun kedepan? Apakah ,masih menjadi pribadi kerdil yang tak bisa apa-apa? Atau hanya menjadi seorang pengikut adari orang lain? Ahh.. kacau ketika memikirakan semua ini, tak aka nada habisnya hanya membuat diri dan hati menjadi resah. Memang terkadang kehidupan tidak perlu terlalu dipikirkan dan jangan kiata menjadi resah untuk kehidupan kita. Cukup jalani saja apa yag membuat kita bahagia dengan menjadi diri sendiri. Seprti bagaimna yang diuacapkan oleh Ali Bin Abi Thalib tentang kehidupan

“ Betapa bodohnya manusia, Dia menghancurkan masa kini sambil mengkhatirkan masa depan, tapi menangis di masa depan dengan mengingat masa lalunya”

    Kalimat ini sangat bermakana bagiku. Betul rasanya ketika terus mengkhatirakan masa depan padahal masih banyak hal yang bisa kita lakukan pada masa sekarang. Terlalu mengkhawatirkan masa depan hanya akan membuat aku menjadi seorang yang sulit berkembang. Mengkhatirkan masa depan bisa merusak masa sekarang itulah yang bisa membuat hatiku sadar tentang kehidupan yang sesungguhnya. Rasa syukur juga diperlukan dalam hidup karena dengan rasa syukur kita bisa menerima segala kekukarang diri ini dan menghilangakan rasa khawatir tentang kehidupan. Keep Smiling and happy is Everyday J

“Kehidupan dijalani bukan dikhwatirkan”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari Hati yang Resah akan Masa Depan, 5 Mei 2020


Komentar